Manusia mempunyai cara masing-masing dalam menjalani kehidupan mereka. Dalam perjalanan itupun tidak akan mungkin bisa lurus-lurus saja tanpa adanya suatu masalah yang mewarnai kehidupannya. Namun terkadang banyak orang yang menganggap masalah merupakan penghambat jalannya kedamaian dan kesejahteraan dalam kehidupan. Salah satu permasalahan yang dihadapi orang-orang adalah takut dan bingung. Ketika diri kita sudah dikuasai oleh rasa takut, sering kali kita menjadi tidak berani mengambil sikap, dan takut memutuskan atau mengerjakan sesuatu.

be-the-best-version-of-you_620_360_90_s_c1

Takut merupakan salah satu emosi dasar manusia, atau mekanisme pertahanan diri yang sering digunakan saat seseorang mengalami keraguan, kecemasan, merasa terancam akan sesuatu hal yang akan menimpanya. Ketakutan selalu terkait dengan peristiwa pada masa datang, seperti memburuknya suatu kondisi, atau terus terjadinya suatu keadaan yang tidak dapat diterima. Akibat takut gagal, takut akan risiko dan konsekuensinya, banyak yang lebih memilih untuk berada di zona nyaman, yaitu diam saja, tidak melakukan apapun, atau justru menghindar.

Dan yang dialami oleh rata-rata orang adalah rasa ketakutan yang dibarengi dengan kebingungan dalam memutuskan suatu hal. Kebingungan adalah satu hal yang sering juga dialami oleh manusia karena tidak mampu memahami suatu kondisi yang terjadi sehingga tidak mampu untuk mengambil suatu keputusan. Ketakutan dan kebingungan yang terjadi mengakibatkan seseorang berada dalam kondisi yang kurang mengenakkan atau membuat tidak nyaman akibat interpretasi yang negatif sebelumnya. Berbagai interpretasi negatif yang dibuat karena hal tersebut misalnya jika dia memilih A dia akan tidak mampu menyelesaikannya, kemudian akan dijauhi oleh teman-temannya, atau tidak mendapatkan penghargaan atas apa yang telah diperbuat, atau justru keputusan untuk memilih A menjadi salah di mata semua orang yang dianggap berpengaruh dalam hidupnya. Kita tidak boleh membiarkan rasa takut dan bingung dalam memutuskan suatu hal akhirnya menguasai diri kita, karena itu tidak baik untuk perkembangan kita. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisirnya antara lain :

  1. Menyiapkan diri sebaik mungkin

Rasa takut dan kebingungan biasanya muncul karena adanya perasaan ragu akan kemampuan yang ada dalam diri. Bisa dikatakan minder. Bukan berarti benar-benar tidak percaya diri, namun hanya ragu akan kemampuan yang dimiliki. Maka untuk mengatasinya, persiapkanlah diri kita sebaik mungkin. Bekali diri dengan kemampuan, skill, dan ilmu saat akan coba mengerjakan sesuatu. Melakukan sesuatu dengan persiapan yang baik lebih kecil kemungkinannnya untuk gagal atau kecil resikonya untuk menerima konsekuensi yang tidak kita harapkan. Setelah menyiapkan diri dengan baik, yakin dan percayalah pada kemampuan kita. Percaya diri adalah salah satu tips untuk sukses.

  1. Sadari bahwa kegagalan dalam mengambil keputusan adalah pengalaman yang berharga

Sadari bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar agar bisa menjadi lebih baik lagi. Kegagalan adalah pengalaman yang sangat berharga. Kegagalan akan menempa mental kita agar bisa lebih tangguh dan kuat.

Dari kegagalan, kita bisa menganalisa apa saja kekuatan dan kelemahan kita untuk selanjutnya bisa diperbaiki. Dari kegagalan, kita juga akan pandai dalam membuat perhitungan-perhitungan yang pas dan matang, sebagai bekal kita untuk mencoba lagi nanti. Jadi, tak perlu terlalu takut dengan kegagalan, karena kegagalan adalah sesuatu yang sangat wajar. Banyak orang besar dan sukses di dunia ini yang sebelumnya juga mengalami banyak kegagalan dalam hidupnya. Kegagalan menempa mental dan kemampuan mereka sampai akhirnya kesuksesan itu bisa diraih. Dan kesabaran pun menjadi titik acuan proses kesuksesan itu tercapai. Jadi jangan takut mencoba dan tetaplah bersabar untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

  1. Membuat tahapan target kecil

Orang yang takut gagal biasanya akan sangat takut untuk membuat target. Walaupun tidak semua seperti itu. Artinya ada pula yang mampu menulis target namun hanya tidak mampu menepati target tersebut. Namun yang takut menetapkan target itu karena mereka merasa sangat terintimidasi dengan suatu target atau capaian tertentu.

Padahal, target adalah sesuatu yang sangat penting bila kita ingin mengerjakan atau mengusahakan sesuatu. Tanpa target, kita seperti bergerak tanpa arah dan tujuan yang jelas. Segala aksi dan tindakan yang dilakukan pun seperti tak terencana. Bukankah bila seperti itu, peluang untuk gagal akan lebih besar lagi? Bila memang takut untuk membuat target yang besar, cobalah untuk membuat tahapan-tahapan target yang kecil terlebih dahulu. Target kecil tersebut akan membantu mengarahkan langkah dan rencana Anda dalam mengerjakan sesuatu. Taget-target kecil tersebut disusun bak anak tangga, dimulai dari target yang terkecil (paling mudah), meningkat ke yang lebih besar, dan lebih besar lagi. Sekali kita berhasil mencapai satu target kecil yang sudah dibuat tadi, maka akan semakin meningkat juga rasa percaya diri dalam menggapai target selanjutnya. Dari sana kita juga bisa mengevaluasi rencana dan strategi mana yang sudah benar (realistis), dan mana yang masih perlu diperbaiki.

  1. Hadapi, bukan hindari

Sangatlah tepat bila dikatakan bahwa ketakutan itu adalah sesuatu yang harus dihadapi, bukan dihindari. Kita tidak boleh terlalu meremehkan kemampuan diri sendiri dengan terus-menerus menghindari ketakutan. Sekali kita coba untuk menghindar, maka akan jauh lebih mudah untuk selanjutnya menghindar lagi, lagi dan lagi.

Sebaliknya, sekali kita coba menghadapi rasa takut itu, maka kita akan semakin pandai dan terlatih dalam mengelola dan mengendalikan rasa takut tersebut.

Dalam hidup, sangat mungkin kita akan banyak menemui permasalahan yang tidak kita harapkan sebelumnya seperti rasa takut dalam memutuskan sesuatu karena kebingungan dan takut adanya kegagalan atau justru tidak disukai oleh semua orang. Namun seharusnya, ketakutan dan kebingungan yang kita alami tidak lantas membuat kita menjadi sangat kecewa dan putus asa, sehingga tidak lagi mau mencoba melakukan hal-hal yang sebenarnya baik dan bermanfaat.

Dengan masalah yang dialami akibat kegagalan pengambilan keputusan, terkadang juga penting dan dibutuhkan untuk menempa kita menjadi pribadi yang jauh lebih hebat lagi. Semua itu juga dapat membuat keberhasilan yang kita dapatkan nanti terasa jauh lebih manis.  Cobalah untuk berani mengambil langkah sekalipun akan terjatuh, karena dengan jatuh kita akan bisa bangkit dan kuat lagi karena sudah pernah merasakan pahitnya kegagalan akibat keputusan yang pernah kita ambil. Kenali dirimu, kenali potensimu, teguhkan langkahmu dan jadilah apa yang terbaik menurut versimu bahkan versi semua orang. So, Don’t be scared. Just be the best version of you gals J

Sumber :          https://id.wikipedia.org/wiki/Ketakutan

http://informasitips.com/cara-mengatasi-rasa-takut-akan-kegagalan