Pada pertemuan kali ini yang akan dibahas adalah manfaat leaflet atau brosur guna menunjang layanan bimbingan dan konseling. Leaflet atau brosur adalah terbitan tidak berkala yang dapat terdiri dari satu hingga sejumlah kecil halaman, tidak terkait dengan terbitan lain, dan selesai dalam sekali terbit. Bila terdiri dari satu halaman, leaflet umumnya dicetak pada kedua sisi, dan dilipat dengan pola lipatan tertentu hingga membentuk sejumlah panel yang terpisah.

Brosur atau pamflet memuat informasi atau penjelasan tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, sekolah, atau dimaksudkan sebagai sarana beriklan. Informasi dalam brosur ditulis dalam bahasa yang ringkas, dan dimaksudkan mudah dipahami dalam waktu singkat. Brosur juga didesain agar menarik perhatian, dan dicetak di atas kertas yang baik dalam usaha membangun citra yang baik terhadap layanan atau produk tersebut.

Penggunaan leaflet sebagai salah satu media penunjang layanan bimbingan dan konseling sangat bermanfaat. Mungkin bisa pula dikatakan beriklan, karena dengan membaca leaflet diharapkan para pembaca yang mempunyai permasalahan atau mempunyai suatu harapan untuk mengembangkan potensinya namun belum bisa menyelesaikan maupun mengoptimalkan hal tersebut dapat berkunjung kepada guru BK atau konselor untuk menyampaikan harapannya. Didalam leaflet tersebut bisa diisikan berbagai macam cara untuk mengatasi permasalahan, untuk mengembangkan diri atau potensi maupun untuk inspirasi para pembaca atau konseli. Dengan informasi yang disajikan secara ringkas dan menarik tentu akan membuat pembaca lebih memahami dengan mudah atas apa yang disampaikan didalamnya. Contoh isi leaflet adalah “Cara Mengatasi Rasa Takut dalam Mengambil Keputusan”. Beberapa orang pasti mempunyai kekurangan dalam keberaniannya mengambil keputusan. Pertimbangan yang dia miliki lebih rumit dan membingungkan dari rata-rata orang. Dia pasti sangat pusing karena belum mampu menyelesaikan permasalahannya tersebut. Apalagi bagi golongan orang yang memiliki sifat introvert. Bisa dibayangkan bagaimana tersiksanya dia? Nah, disini leaflet hadir dan berperan sebagai secerca cahaya harapan yaitu layanan singkat bagi mereka yang sangat ingin membuat hidupnya bebas dari rasa takut. Sedikit banyak pasti mereka akan tertarik membaca jika leaflet disajikan dengan bahasa yang komunikatif tidak bertele-tele, meyakinkan pembaca dan desainnya pun menarik.

Cara sangat mudah dengan menggunakan teknologi jaman sekarang. Media paling sederhana dan dapat dilakukan bagi kebanyakan orang adalah dengan Microsoft word.

leaflet 2leaflet

Hal yang pertama dilakukan adalah cari permasalahan yang menarik dan sering dialami oleh kebanyakan orang. Buat judul yang semenarik mungkin dan yang dapat membuat para pembaca penasaran untuk membaca lebih jauh lagi. Kemudian, setelah menentukan judul gunakan prolog yang menjelaskan isi secara singkat agar pembaca lebih mudah memahami isi selanjutnya. Untuk cara-cara yang digunakan dalam menyampaikan informasi gunakan point-point penting yang mudah dimengerti dan mengandung unsur memberi motivasi untuk melakukan perubahan. Tidak perlu isi yang bertele-tele karena hal itu dapat membuat pembaca bosan kemudian tidak melanjutkan rasa penasarannya terhadap isi leaflet tersebut. Berikan gambar-gambar yang sesuai dengan isi leaflet agar terlihat lebih segar dan menarik. Tempelkan ditempat-tempat ramai agar dapat dibaca oleh banyak orang. Hal-hal tersebut akan membantu layanan bimbingan dan konseling mencapai tujuannya. Cukup sekian dari penulis, semoga bermanfaat 🙂